HaBe Plus, Bekasi - Sembilan kecamatan di Kota Bekasi tergenang akibat curah hujan sejak Kamis (22/01/2026). Data ini diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi.
BPBD menyebutkan genangan air di beberapa wilayah kecamatan bervariasi dari lima sentimeter sampai 150 centimeter.
Disebutkan untuk Penanggulangan genangan air tersebut BPBD telah mengaktifkan lima unit pompa di daerah yang wilayahnya cukup parah, seperti Perumahan Jatibening Permai di Kecamatan Pondokgede, karena wilayah ini genangan mencapai 150 sentimeter.
"Kami sudah mengaktifkan lima pompa di Jatibening Permai, meliputi pompa perumahan, DBMSDA, dan BBWSCC," kata Plt Kepala BPBD Kota Bekasi Iman Setia Gunawan, Jumat (23/01/2026) kepada wartawan .
Dijelaskannya, ketinggian air masih terjadi di beberapa wilayah sampai pukul 10.30 WIB dengan ketinggian 20 sampai 100 sentimeter di antaranya di Kecamatan Bekasi Barat, Perumahan Mas Naga di Kelurahan Bintara 20-100 sentimeter, Perumnas RW 006 mencapai 70-80 sentimeter, dan Perumahan Duta Kranji 10-70 sentimeter.
Disebutkan juga, di Kecamatan Rawalumbu, Perumahan Bumi Bekasi Utara terendam 50-70 sentimeter, Perumahan Taman Narogong Indah 40-60 sentimeter, dan Perumahan PHP 40 sentimeter.
Di Kecamatan Pondok Gede, Prima Lingkar Asri terendam 60 sentimeter dan Perumahan Essence Park 70 sentimeter.
Genangan juga melanda Kecamatan Jati Asih di Perumahan Dosen IKIP setinggi 70 sentimeter, serta Kecamatan Medan Satria di Jalan Alamanda Indah II yang mencapai 30-70 sentimeter.
Dikatakannya, dua lansia Terina (59) warga Bekasi Timur dan Suharti (70) warga Jalan Maluku Raya Perumnas 3, Kelurahan Aren Jaya dievakuasi oleh BPBD Kota Bekasi.
Sebanyak 122 kepala keluarga atau sekitar 157 jiwa saat ini mengungsi ke sejumlah titik. Seperti di Kecamatan Bekasi Barat, sebanyak 60 KK atau 120 jiwa mengungsi di RT 002/001 Kelurahan Kota Baru.
Sementara di Mushalla Al Iman tercatat ada 29 KK mengungsi, di Aula Kelurahan Kranji 11 KK, sementara pengungsi lainnya tersebar di Masjid At Taqwa dan Mushalla Al Falah Perumnas 3 Duren Jaya sebanyak 14 jiwa, di kantor RW 015 dan 007 Aren Jaya tercatat 20 jiwa, sedangkan di Auka Kelurahan Kali Baru, Medan Satria tercatat 2 KK (7 jiwa) mengungsi.
Sementara di Kecamatan Bekasi Utara dengan cuaca ekstrim saat ini menyebabkan kerusakan rumah warga, sepeti terjadi di Kali Abang Rorotan, satu rumah warga atapnya roboh. Begitu pun yang terjadi di RT 003/005 Kelurahan Pekayon Jaya. Satu pohon tumbang dilaporkan di RT 006/005 Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.
Menyikapi kondisi saat ini, untuk membantu masyarakat terdampak, BPBD mendistribusikan logistik bantuan ke empat kecamatan, di antaranya Bekasi Selatan (Kelurahan Kayuringin), Bekasi Utara (RW 006 Kelurahan Kali Abang Tengah), Bekasi Timur (Kelurahan Margahayu dan Aren Jaya), serta Medan Satria (Kelurahan Harapan Mulya).
BPBD juga kata Iman, telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi terdampak untuk melakukan asesmen, pemantauan, dan pengendalian genangan. Penanganan rumah dengan atap roboh di Bekasi Utara juga telah dilakukan dan bantuan darurat telah disalurkan.
Di musim penghujan dengan cuaca ektrem ini, BPBD Kota mengharapkan masyarakat dapat melaporkan jika ada kondisi darurat ke Call Center 112 dan mengimbau masyarakat untuk menghindari melintasi genangan air yang dalam, mengawasi dan anak-anak agar tidak bermain di area banjir, serta waspada terhadap potensi hujan susulan.
Alfiyan


